25
Apr
08

What’s in a name?

“What’s in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet.” Romeo and JulietWilliam Shakespeare

Kayanya banyak orang yang dah pernah denger, baca, atau bahkan meng-quote kalimat di atas. Kalo yg kurang familier (apa familiar siy…?) dengan kalimat tersebut pasti pernah denger istilah yang telah di-Indonesia-kan “Apalah artinya sebuah nama?” (bahasa Indonesia emang lebih puitis yah…).

Nama merupakan identitas yang menjadi pembeda bagi setiap benda termasuk individu. Semua benda punya nama, dan tentunya berbeda-beda, kebayang kalo namanya sama kayanya bakal bingung tuh! Jangankan semua benda namanya sama, 3 benda aja yg bernama sama pasti pusing… Jangankan buat istilah2 ilmiah yang penamaannya ngjelimet untuk benda yg kita gunakan sehari2 aja harus beda. Kebayang mo minta ambilin ember aja bakal ngabisin waktu buat percakapan ga penting ini (hhhmmmpppfff… )

ibu: neng punten pang nyandakeun ember (neng tolong ambilin ember)

neng: ember nu mana bu? nu kanggo ngawadahan cai, atanapi nu dianggo nyapit seseuhan, atanapi kanggo ngagebug kasur, atanapi anu kanggo nyedot WC? (ember yang mana nih bu? yg buat nampung aer, atau untuk jepit jemuran, atau buat gebuk kasur, atau buat nyedot WC?)

Gw juga masih belom paham bagaimana proses penamaan sebuah benda, dari kecil gw selalu penasaran akan hal ini tapi belon ada orang yg bisa diajak tukar fikiran, kayanya orang antropologi yah yg ngerti masalah ginian. Gw fikir, penamaan suatu benda diperoleh atas kesepakatan bersama suatu populasi manusia yg menempati suatu daerah, ya ga sih? Tapi di Al-quran, surat Al Baqarah 30 – 38 sama Al-A’raaf 11 -25 disebutkan bahwa ketika Adam selesai diciptakan, Allah mengajarinya nama2 benda, berarti sebenernya manusia pertama udah mengenal nama2 benda ya..

Nama yang melekat pada individu, atas pemberian orangtuanya ketika ia lahir, biasanya memiliki makna tertentu. Sering disebut, nama anak adalah doa orangtuanya… Sebagai contoh…yg paling gampang nama gw aja lah ya yg jelas dah tau artinya hehehe. Nama lengkap gw Mahensa Billqys Nurhayati Prativi, Mahensa sebenernya asal katanya dari Mahesa, bokap gw dulu pengagum kisah Nagasastra dan Sabuk Inten dimana di dalamnya ada tokoh yg bernama Mahesa Jenar. Billqys beliau ambil dari Al-Qur’an, dalam Al-Qur’an sendiri merupakan rangkaian huruf ba, lam, qof, sin, dan tho yang ketika digabung berbunyi bilqisti (pake kolkolah ya hehe) yang berarti adil atau bijaksana, trus Nurhayati berasal dari dua kata yaitu nur yg berarti cahaya dan hayat yang berarti hidup, jadi Nurhayati adalah cahaya hidup, terakhir Prativi (dibaca pratiwi) berasal dari bahasa sansekerta prthvi di-Indonesia-kan menjadi pertiwi. Pertiwi merupakan dewi, disebut juga Dhra, Dharti, Dhrthri, yang artinya kurang lebih “yang memegang semuanya” (thanks to wikipedia… :p). Nah loh betapa berartinya sebuah nama….

Selain itu untuk keseragaman dalam penamaan ilmiah hewan dan tumbuhan di seluruh dunia diperkenalkan sistem Binomial Nomenclature yaitu sistem penamaan yang terdiri dari dua kata berbahasa Latin, kata pertama merupakan genus dan kata kedua adalah spesies. Ga usah dijelasin ya…tar salah ngejelasin gw dimarahin ma Pak Undang Dasuki…dosen Biosistematik gw tercinta. Tar penjelasan yang ini lain waktu aja ya….udah pengen pulang neh hehe…biar kita masuk jilid II-nya hahaha…

Advertisements

0 Responses to “What’s in a name?”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


episode hidup

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

%d bloggers like this: