15
Dec
08

bangjo oh bangjo…

Lampu lalu intas a.k.a. traffic light alias bangjo (abang – ijo kalo orang Jawa bilang yg berarti merah – hijau ) adalah salah satu fasilitas (apa bisa disebut rambu ya?) dalam berkendara di jalan raya yang tujuan penggunaannya adalah untuk mengatur agar terjadi tertib berlalu lintas di jalan raya. Agar tidak terjadi kesemrawutan di jalan maka dipasanglah benda2 tersebut di persimpangan jalan. Tetapi apakah benar demikian, bahwa dengan adanya lampu lalin para pengguna jalan akan terhindar dari kesemrawutan di jalan raya?

Jika penggunaannya sudah sesuai sih, kayanya tdk ada masalah. Gw gatau juga apakah ada ketentuan khusus mengenai panjang ruas jalan yang diharuskan untuk dipasangi lampu merah, atau setiap perempatan wajib dipasang lampu merah? Kalo menurut pengamatan gw sih banyak banget pemasangan lampu merah di kota Bandung yang kurang efektif. Banyak perempatan dengan ruas jalan yang tidak terlalu panjang dipasangi lampu lalin shg mengakibatkan penumpukan kendaraan yang berujung pada kemacetan, salah satunya adalah lampu lalin di perempatan jl. sulanjana – jl.tamansari.

Beberapa saat yang lalu lampu lalin di perempatan jalan tersebut sempat mati, dan kendaraan dari arah kebun binatang dibelokkan ke arah cikapayang untuk kemudian memutar balik ke arah jl. tamansari. Dengan kondisi tersebut jalan yang tadinya macet menjadi lebih lancar, walopun ada beberapa kendaraan yang bandel tdk mau memutar melainkan langsung menerobos perempatan jalan (terutama angkot). Setelah mati beberapa lama, lampu lalin tersebut diperbaiki dan kini kembali menyala, dan jalur kendaraan tidak lagi diputar melalui cikapayang. Anehnya….kondisi ini justru membuat perempatan jalan tersebut menjadi macet kembali. Kendaraan dari arah Fly Over Pasupati menumpuk di perempatan, demikian pula dari arah Kebun Binatang dan jl. sulanjana, kemacetan pun kembali tidak terhindarkan. Dari jl. sulanjana menuju ke ITB bisa memakan waktu lebih dari 20 menit padahal biasanya 5 menit juga nyampe!

Pertanyaannya…apakah pemasangan lampu lalin ini sudah dikaji dengan mendalam? Perlukah pemasangan lampu lalin ini di perempatan jalan tersebut (dan perempatan jalan lain yang ruas jalannya pendek)? Menurut gw sih…siapapun yang berwenang, harap mengkaji kembali perlu tidaknya pemasangan lampu lalin tersebut, apalagi mengingat di daerah tersebut sedang dibangun pusat perbelanjaan yang tentunya akan menambah kemacetan dan kesemrawutan di jalan raya… Oh nooooooooooo!!!!!

Advertisements

0 Responses to “bangjo oh bangjo…”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


episode hidup

December 2008
M T W T F S S
« Nov    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d bloggers like this: